Bukti Ilmiah Air Zam zam | Apa yang Kau Suka

Adsense Link 728 X 15

Bukti Ilmiah Air Zam zam

July 25th, 2012 2 Comments

Bulan Puasa begini enaknya posting sesuatu yang sangat bermanfaat dan Islami… mari kita mulai dengan sesuatu pembuktian yang ilmiah-ilmiah, kali ini saya coba bahas tentang Air Zam-Zam…

Tidak banyak yang tahu bagaimana sumur zam-zam bisa mengeluarkan puluhan juta liter pada musim haji dan ia tidak pernah kering meskipun sekali. Seorang peneliti diperintahkan raja Faisal untuk meneliti sumur zam-zam untuk menjawab tuduhan liar seorang dokter dari Mesir. Berapa banyak air zam-zam yang di ambil setiap kali musim haji? Mari kita kira secara acak, Jemaah haji yang datang dari seluruh dunia pada setiap musim haji dewasa ini berjumlah sekitar dua juta orang.

Semua jamaah diberi 5 liter air zamzam ketika pulang ke tanah airnya, jika 2 juta orang membawa pulang masing-masing 5 liter air zam-zam ke negaranya, ini saja sudah menjadi 10 juta liter.

Disamping itu sepanjang berada di Mekah dan kebanyakan jamaah tinggal 25 hari dan setiap orang menghabiskan 1 liter sehari maka jumlahnya sudah 50 juta liter.

Keanehan Air Zam-Zam

Pada tahun 1971, seorang dokter dari Mesir mengatakan kepada koran di Eropa bahwa air zam-zam tidak sehat untuk diminum.

Pendapatnya berdasarkan bahwa kota Mekah itu ada di bawah garis permukaan laut, Air Zamzam itu berasal dari air limbah penduduk kota Mekah yang meresap, kemudian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur air zamzam.

Berita ini sampai ke telinga Raja Faisal yang kemudian memerintahkan Menteri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini dan mengirim sampel air zam-zam ke Laboratorium-laboratorium di Eropa untuk diuji.

Tariq Hussain seorang insinyur kimia yang bekerja di Institut Penyaringan Air Laut untuk diminum di Jedah, mendapat tugas menyelidikinya.

Pada waktu memulai tugasnya Tariq belum ada gambaran bagaimana sumur air zam-zam bisa menyimpan air yang begitu banyak seperti tidak ada batasnya.

Ketika sampai di dalam sumur, Tariq amat terkejut ketika melihat bahwa ukuran “kolam” sumur itu hanya 18 x 14 kaki saja (Kira-kira 5 x 4 meter).

Tidak terbayang bagaimana sumur sekecil ini bisa mengeluarkan jutaan Galen air setiap kali musim haji, dan ini terjadi sejak ribuan tahun yang lalu semenjak zaman Nabi Ibrahim AS.

Penelitian menunjukkan bahwa mata air zam-zam bisa mengeluarkan air sebanyak 11-18 liter air per detik, dengan demikian setiap menit 660 liter air akan diproduksi, itulah yang mengejutkan.

Tariq mulai mengukur kedalaman air sumur dan meminta asistennya masuk ke dalam air, ternyata air sumur itu hanya mencapai sedikit di atas bahu pembantunya yang tinggi tubuhnya 5 kaki 8 inci.

Lalu dia menyuruh pembantunya untuk memeriksa, apakah mungkin ada cerukan atau saluran pipa di dalamnya. Setelah memeriksa dari satu tempat ke tempat lainnya, ternyata tidak menemukan apapun!.

Dia berpikir mungkin saja air sumur ini diambil dari luar melalui saluran pompa berkapisiti besar, jika itu keadaannya maka dia bisa melihat turun-naiknya permukaan air secara tiba-tiba.

Tetapi dugaannya meleset, ia tidak menemukan gerakan air yang mencurigakan, juga tidak menemukan ada alat yang bisa mendatangkan air dalam jumlah besar.

Selanjutnya dia minta pembantunya masuk lagi ke dalam sumur, lalu menyuruh berdiri dan diam ditempatnya sambil mengamati sekelilingnya.

Perhatikan dengan cermat dan laporkan apa yang terjadi walau sekecil apapun, setelah melakukan proses ini dengan cermat, asistennya tiba-tiba mengangkat kedua tangannya sambil berteriak:

“Alhamdulillah, Saya temuinya! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku, dan air itu keluar dari dasar sumur “.

Lalu pembantunya diminta berputar mengelilingi sumur ketika tiba waktu pemompaan air (untuk disalurkan ke tempat distribusi air) terjadi. Dia merasakan bahwa air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya seperti sebelum periode pemompaan.

Aliran air yang keluar besarnya sama di setiap titik di semua daerah, ini menyebabkan permukaan sumur itu stabil tidak ada guncangan yang besar.

Mengandung Zat Anti Kuman

Hasil penelitian sampel air di Eropa dan Arab Saudi menunjukkan bahwa air zam-zam mengandung zat fluorida yang ada daya efektif membunuh kuman, sama seperti sudah mengandung obat.

Lalu perbedaan air zam-zam dibandingkan dengan air sumur lain di Mekah dan sekitarnya Arab adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium.

Isi kedua-kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zam-zam, mungkin sebab itulah air zam-zam dapat menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan.

Keistimewaan lain komposisi dan rasa konten garamnya selalu stabil selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. Rasanya “selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang setiap tahun. Bisa Menyembuhkan Penyakit Nabi saw menjelaskan: “Sesungguhnya, air zam-zam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”.

Nabi S.A.W. menambahkan: “Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail “.
(HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Rasulullah (SAW) pernah mengambil air zam-zam dalam sebuah kendi dan bekas dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah dan Air zamzam itu digunakan Rasulullah (saw) untuk memercikkan kepada orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya.

Dalam penelitian ilmiah yang dilakukan di laboratorium Eropa, terbukti bahwa air zamzam memang lain dari yang lain. Konten airnya berbeda dengan sumur-sumur yang ada di sekitar Makah.

Penilaian Kalsium dan garam Magnesiumnya lebih tinggi dibanding sumur lainnya, berkhasiat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.
Air Zam-zam juga mengandung zat fluorida yang berkhasiat menghancurkan kuman-kuman yang ada dalam kandungan airnya.
Yang juga menakjubkan adalah tidak ada sedikit pun lumut di sumur ini. Air Zam-zam selalu bebas dari pencemaran kuman.
Ajaibnya lagi, pada waktu semua sumur air di sekitar Mekah dalam keadaan kering, sumur air zam-zam tetap berair. Dan air zam-zam memang tidak pernah kering sepanjang zaman.
Beberapa ulama fiqah menyarankan agar jamaah haji membawa air zamzam ketika pulang ke negaranya karena air zam-zam bisa jadi sebagai obat untuk penyembuhan.

Ini terbukti banyak jamaah dari negara Muslim maupun negara lain yang pernah merasakan keajaiban air zamzam

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Propeller
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Twitter
 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

2 Comments to “Bukti Ilmiah Air Zam zam”

  1. Subhanallahu.. inilah tanda-tanda akan Kebesaran dan Nikmat yang telah diberikan Allahu Ta’ala, Semoga kita dapat mengambil manfaat dari tulisan ini..Amiin
    Salam Kenal Om

  2. sy semakin mantap dengan islam

Leave your comment here:

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box